Ketika tahun akan berakhir baik itu Hijriyah atau masehi baru terasa betapa kehidupan itu cepat sekali berlalu. meninggalkan banyak cerita yang bisa dijadikan catatan hisab kita ditahun itu lebih banyak kebaikan atau keburukan. Jika Kebaikan alhamdulilah , jika keburukan mudah-mudahan Allah memberikan kita kesempatan lagi untuk lebih baik di tahun ini.
Diawal tahun selalu diringi cuaca yang extreme angin kencang, hujan lebat, petir yang menggelegar hingga kilat yang bercahaya seakan membelah langit. Begitu banyak peringatan yang Allah SWT berikan untuk kita untuk diresapi. mungkin kita harus lebih cepat lagi bergerak menuju kebaikan secepat angin, hujan, petir dan kilat. Begitu banyak kejadian musibah mengawali dan mengakhiri tahun, entah misteri dibalik semua peristiwa itu, mungkin juga untuk memperingati para pejabat di negeri ini agar mau bertobat dan berbuat adil dalam memimpin bangsa ini. Seandainya para pejabat dinegara ini memiliki sensi yang tinggi mungkin ini bisa menjadi pecutan buat mereka untuk menyadari arti sebuah kehidupan bagi mereka. Tahta dan harta yang saat ini mereka miliki bisa saja hilang sekejap mata dengan kiriman angin, hujan, petir dan kilat. semua itu sangat mudah bagi Allah SWT hanya dengan menyebut “Kun fayakun” terjadi maka terjadilah.
Sudah banyak kerusakan dibumi ini yang bisa menyulut kemarahan Allah SWT adanya Pemimpin yang tidak adil dengan masih banyaknya penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan banyak yang tidak bisa makan nasi padahal negara Indonesia adalah penghasil terbesar beras, sedangkan di lingkungan pejabat yang notabenenya adalah Dewan Perwakilan Rakyat banyak terjadi penyimpangan dana dengan menghambur-hamburkan uang hanya untuk membangun ruang rapat senilai triyunan rupiah, diberbagi media massa memberitakan harga sebuah kursi rapat senilai 24 juta, pewangi ruangan 1,5 milyar untuk setahun dan masih banyak lagi nilai rupiah yang tidak masuk diakal. Sesungguhnya rahmat allah SWT lebih mendahului Murka-Nya, tapi jika banyak warga yang terzholimi dan menangis sambil berdoa mengumpat negara ini mungkin saja Murka Allah akan lebih cepat datang dari angin , hujan, petir dan kilat-Nya.
Ya Allah Semoga Murka-Mu tidak cepat datang, semoga aku dan generasi anak-anaku dapat diberikan kesempatan menggantikan pemimpin yang zholim untuk menebar kebaikan di negeri ini.
Tiap sholat ku berdoa buat jundi-jundi kecilku Jilan Salma dan Tsabit “Rabbana Hablana min azwajina wa duriyatina qorota’ayun lil mutaqina imama” Ya allah jadikanlah anak keturunanku menjadi anak yang sholeh dan sholeh dan menjadi pemimpin bagi orang-orang yang beriman. Amin
Ummi uhibbuka fillah jjilan dan Tsabit
Category : Artikel, Diary Nira
Category : Diary Jilan Salma
Sudah sebulan Jilan gak mau masuk sekolah TK lagi. dia bilang kemarin waktu dia sekolah dimarahin ibu guru. tapi setelah aku konfirmasi ke gurunya dia bilang tidak pernah marahin jilan.
I don’t know what is wrong with Jilan. Jilan itu dalam belajar semangat sekali, dia ajah ngomporin sepupunya Raihana untuk ikut masuk sekolah bareng dia. tapi setelah kejadian dia bilang dia dimarahin gurunya dia mutung kesekolah. Umi telp Gurunya supaya kerumah dan membujuk Jilan untuk masuk sekolah tapi gurunya tetap merasa gak bersalah dan ga ada tindakana apa-apa terhadap muridnya yang mutung sekolah. Padahal baru TK yah kenapa gurunya gak perhatian sama muridnya? aneh juga tuh sekolah….
Yah mungkin belum waktunya jilan bersekolah karena masih 4 tahun, masih jiwa bebas yang tidak mau diikat peraturan yang terlalu ketat.
Sekolah TK saat ini menurut pandangan saya kurang pas untuk ukuran anak 4 tahun. Jadwal masuk dari Senin-Jum’at mulai jam 7.30 s.d jam 10.30 bahkan lebih, sebelum masuk kelas baris kadang upacara. Terlalu padat dan bisa membosankan anak. padahal TK itu ajang bermain dan tidak harus masuk tiap hari, nanti kalau sudah waktunya bersekolah dia bisa bosan. Tapi entahlah setelah saya tanyakan itu sudah metode yang ditetapkan oleh Diknas.
Mudah-mudahan Jilan dapet sekolah yang lebih bagus lagi yang memang bisa mebangkitkan semangat nya lagi untuk belajar. Tapi dimana yah …….
Category : english corner for learning
i have spend time for learn english from junior school, primary school, college until now. But it is not improve my english. I Can’t speak fluently, i can’t write with good grammer, i can’t clear listening if some one speak in english. i can just read. But i have spirit to improve my english after this courses. I know for fluently in english more to talk every where, every time. But sometimes lazy is coming and make me boried learn english. i hope this is a last english course for me. I will more learn, practise, listen, read and write english.
spirit…spirit….you will be done englisher





